5 Cara Mudah Mengatur Keuangan UMKM
image source : lspr.edu

5 Cara Mengatur Keuangan UMKM

Memisahkan uang pribadi dengan uang perusahaan merupakan hal yang cukup sulit dilakukan terutama untuk pengusaha pemula. Bingung bagaimana cara memisahkannya? silakan baca artikel Cara Mengatur Keuangan UMKM sampai habis.

Banyak yang beralasan karena bisnisnya masih dalam skala kecil sehingga belum perlu untuk mengatur keuangan bisnis. Padahal mengatur keuangan bisnis agar tidak bercampur dengan uang pribadi sangatlah penting.

Bagaimana caranya anda tahu bahwa usaha anda ini menguntungkan atau malah jalan ditempat. Sebagai contoh Ali adalah seorang pengusaha fotocopy usahanya ini sudah berjalan hampir satu tahun tetapi setiap bulannya Ia seperti tidak merasakan keuntungan dari usahanya tersebut meski sudah memotong beberapa biaya operasional, namun tetap saja diakhir bulan Ali seolah tidak mendapatkan profit. Ternyata ini terjadi karena Ali mencampurkan antara uang perusahaan dan uang pribadinya.

BACA JUGA : Cara Mengatur keuangan Pribadi

Ini adalah 5 Cara Mengatur Keuangan UMKM

Banyak hal yang perlu menjadi perhatian pelaku usaha salah satunya soal mengatur keuangan bisnis. Tapi masih banyak pengusaha yang belum begitu paham bagaimana cara mengelola keuangan usaha mereka.

1. Pisahkan Uang Pribadi Dan Uang Perusahaan

Cara Mengatur Keuangan UMKM
image source : pixabay.com

Kesalahan umum dari pelaku bisnis atau UMKM yang sering terjadi dalam Cara Mengatur Keuangan UMKM yaitu dengan menggabungkan uang pribadi dengan uang usaha mereka. Hal ini terjadi karena mereka berpikir usahanya masih kecil jadi tidak masalah kalau menggabungkan uang pribadi dengan perusahaan.

TRENDING:  Psikologi Trading Versus Metode Trading

Cara mengatur keuangan UMKM. Padahal di masa yang akan datang membuat mereka kesulitan untuk membedakan antara pengeluaran usaha dan pengeluaran pribadi. Secara tidak sadar kebutuhan pribadi anda bisa menggerogoti modal perusahaan.

Karena itu memisahkan uang secara fisik adalah solusinya, jika diperlukan siapkanlah kotak atau amplop khusus untuk menyimpannya. Akan lebih baik lagi jika Anda menggunakan jasa perbankan untuk menyimpan uang perusahaan anda.

Bukalah rekening khusus untuk anda gunakan sebagai tempat penyimpanan uang bisnis anda dan yang paling penting adalah selalu bersikap disiplin dalam menerapkannya.

2. Buat Catatan Arus Kas

Suatu usaha bukanlah kegiatan yang bisa dilakukan hanya berdasarkan ingatan saja, melainkan harus menggunakan catatan yang lengkap mengenai usaha tersebut. Terutama cara mengatur keuangan UMKM minimalnya Anda harus memiliki buku kas yang dapat digunakan untuk mencatat seluruh proses keluar masuknya uang usaha.

Kemudian cocokkan setiap hari saldo yang ada dengan catatan Anda. Tujuannya untuk mengontrol arus kas dan memastikan agar tidak ada uang yang tertinggal. Untuk prosesnya bisa menggunakan MicrosoftExcel, ada banyak contoh-contoh pencatatan arus kas yang bisa anda tiru di Google. Namun jika masih bingung bisa membuat catatan arus kas anda sendiri minimalnya ada catatan uang masuk dan uang keluar.

Berikut ini contoh pembukuan sederhana

Cara Mengatur Keuangan UMKM

Dari contoh tersebut kita bias menilai Apakah bisnis yang dijalankan ini untung, jalan ditempat atau malah merugi. Jika kesulitan untuk membuat catatan arus kas secara manual Anda juga bisa coba gunakan Aplikasi catatan arus kas gratis seperti BukuKas, Arus Kas dan Kledo.

3. Buat Rencana Penggunaan Uang

Cara Mengatur Keuangan UMKM. Membuat rencana penggunaan uang usaha dengan sebaik mungkin. Bahkan disaat memiliki modal lebih banyak dari yang anda perkirakan. Tanpa perencanaan yang matang bisa saja usaha kita mengalami kekurangan dana. Rencanakan pengeluaran sesuai dengan target penjualan serta penerimaan kas. Menunda rencana untuk belanja modal jika tidak memberikan efek dalam menurunkan biaya-biaya serta meningkatkan penjualan.

TRENDING:  Karakteristik Pemimpin Yang Sukses Dalam Bisnis

Rencana ini sebaiknya di buat sebelum bulan baru Misalnya Anda merencanakan pengeluaran atau belanja modal untuk bulan Maret di bulan Februari. Sehingga pada saat bulan Maret tinggal menjalankan dan melakukan penyesuaian saja. Hindari penggunaan keuangan untuk hal yang tidak penting atau bahkan belum direncanakan.

Selain itu Anda juga harus melakukan evaluasi setiap akhir bulan agar bulan berikutnya Anda dapat membuat rencana yang lebih baik.

4. Melakukan Kontrol Arus Kas Secara Berkala

Cara Mengatur Keuangan UMKM
image source : pixabay.com

Cara Mengatur Keuangan UMKM lainnya yang harus dilakukan adalah mengontrol arus kas usaha secara berkala. Jika arus kas usaha lancar maka berbagai kewajiban yang harus dibayar juga akan berjalan dengan lancer. Usahakan juga untuk membayar tagihan-tagihan tepat pada waktunya.

Arus kas yang lancar juga akan berpengaruh positif bagi perkembangan usaha anda. Aktivitas bisnis tidak akan menghadapi kendala dan kas usaha bisa tumbuh lebih baik dan terus berjalan dengan lancar, sehingga bisa meminimalisir kebocoran masalah keuangan, karena bisa mengganggu operasional bisnis.

5. Tegaslah Pada Diri Sendiri

Disiplin dalam mengelola keuangan bukanlah hal yang mudah, apalagi kebutuhan hidup yang semakin bertambah. Godaan bisa datang setiap saat, sehingga tak jarang keluar biaya untuk sesuatu yang tak penting.

Seperti berbelanja untuk memenuhi keinginan bukan kebutuhan tanpa disadari sering terjadi pada diri kita. Jangan berikan kelonggaran meskipun usahanya masih tergolong UMKM.

Ketegasan pada diri sendiri mengenai masalah keuangan perusahaan ini akan membawa dampak positif nantinya. Bila perlu Anda bisa menerapkan sistem gaji untuk diri anda sendiri meskipun Anda adalah pemilik usaha tersebut. Ini bertujuan agar anda lebih ketat lagi dalam mengatur keuangan perusahaan. Terlebih lagi kemungkinan anda untuk menggunakan uang perusahaan akan semakin kecil.

TRENDING:  5 Tips Memaksimalkan Nilai Jual Rumah Anda

Menjalankan sebuah usaha baik itu usaha kecil menengah atau besar memang dituntut untuk menguasai beberapa hal sekaligus. Salah satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah kemampuan anda untuk mengelola keuangan perusahaan dengan pengelolaan keuangan yang baik.

Seiring berkembangnya usaha membuat pengaturan keuangan juga akan semakin rumit. Apalagi jika usaha kita melibatkan kreditur atau investor maka pengaturan keuangan yang baik adalah hal yang wajib untuk diterapkan.

Kunci sukses sebuah bisnis tidak hanya ditentukan dari kemampuan menjual saja, namun harus diikuti dengan Cara Mengatur Keuangan UMKM maupun pribadi yang baik.