Inilah 4 Langkah Awal Merencanakan Bisnis Anda
image source : pixabay.com

Inilah 4 Langkah Awal Merencanakan Bisnis Anda

Membangun sebuah bisnis yang sukses serta menguntungkan bukanlah hal yang mudah. Dimulai dari menentukan ide awal, kapan waktu yang tepat untuk membuka bisnis, bagaimana cara memperkenalkan dan mempromosikan bisnis tersebut dan lain-lain. ketika mejalani proses ini, tentunya akan banyak sekali tantangan serta rintangan. Baik itu dari dalam diri pebisnis sendiri maupun yang datang dari pihak eksternal yaitu pesaing bisnis.

Berbagai tantangan dan rintangan yang dilalui tidak jarang membuat orang yang baru mulai berbisnis menjadi pesimis akan bisnis mereka. Tidak jarang banyak pebisnis yang memilih menyerah karena tidak kuat bahkan stress melihat bisnisnya yang lambat berkembang, penjualan tidak sesuai target, sementara sudah banyak biaya serta tenaga yang dikeluarkan. Statistik menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku bisnis yang membuka usaha sendiri, mengalami kegagalan di awal usaha mereka. Untuk itu diperlukan perencanaan yang matang sebelum Anda terjun daan memulai suatu bisnis.

Berikut adalah 4 langkah merencanakan bisnis

1. Tentukan Bisnis Anda

Produk apa yang akan Anda jual? Pertanyaan ini terlihat mudah namun tidak semudah yang Anda bayangkan. Nike, misalnya, bergerak di bisnis pakaian olahraga. Tapi kenyataannya, ketika orang – orang membeli sepatu dan kaos dengan merk Nike di mal, Anda membeli lebih dari sekedar pakaian olahraga. Anda membeli citra, perasaan, serta Anda membeli merek Nike. Richard Thalheimer, salah satu pendiri The Sharper Image, dan pemilik RichardSolo.com. Bekerja sebagai pengecer khusus selama lebih dari 30 tahun, ketika ditanya apa bisnisnya. Dia akan memberi tahu Anda bahwa bisnisnya “nyaman” atau “inovatif” sebelum dia dapat mengidentifikasi industri tertentu. Dan dia membangun salah satu merek paling berpengaruh di Amerika. Harap dicatat bahwa produk Anda harus lebih dari sekadar produk. Apa yang membedakan produk Anda dengan produk pesaing, serta kelebihanya apa dibanding produk pesaing.

TRENDING:  Psikologi Trading Versus Metode Trading

2. Menentukan Pasar

Langkah ini mungkin sedikit kurang interpretatif seperti langkah yang pertama, meskipun keduanya sama pentingnya. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang mungkin dapat Anda jawab tentang konsumen Anda. Siapa target pasar dari produk Anda? Apa yang Anda ketahui tentang orang ini? Apa yang mereka lakukan? Dimana mereka nongkrong? Apa yang mereka tonton di televisi? Memahami konsumen Anda adalah kunci sukses dari sebuah bisnis. Dengan mengetahui jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas, bisa membantu Anda pada saat merencanakan strategi pemasaran yang terbaik. Richard Thalheimer memahami pasarnya untuk The Sharper Image, dan mungkin juga dirinya sendiri. Menurut sebuah artikel di LA Times, Tracy Wan, Presiden dan chief operating officer di bawah Thalheimer berkata, “Richard memiliki kemampuan luar biasa untuk mengetahui apa yang orang ingin miliki.” Kemampuan untuk mengenali kebutuhan konsumen ini adalah hasil dari mengenali mereka seperti tetangga Anda.

3. Buat strategi pemasaran

Bagaimana Anda menjangkau orang-orang yang menjadi target produk Anda. Ini adalah bagian dari mengenalkan produk Anda kepada calon konsumen Anda. Seperti yang disebutkan dalam langkah kedua bahwa memahami konsumen Anda dapat menjawab banyak pertanyaan tentang strategi pemasaran yang akan Anda lakukan. Seperti di media apa saja Anda harus beriklan? Apa nama produk Anda? Berapa harga jual yang sesuai untuk target pasar Anda? Hal ini dilakukan agar konsumen tertarik pada produk yang ditawarkan sehingga bisa menjual produk Anda kepada mereka. Anda perlu tahu di mana menempatkan iklan agar bisa menjadi perhatian konsumen? Bagaimana cara berbicara dengan mereka? Dan berapa banyak yang bisa mereka keluarkan? Sebenarnya, langkah ini harus digabungkan dengan langkah terakhir. Karena siapa di pasar Anda yang menentukan seluruh strategi pemasaran Anda?

TRENDING:  Inilah 4 Strategi Marketing Bisnis Untuk Pemula

4. Belajar Dari Orang Sukses

Ada berbagai buku tentang kisah sukses sesorang yang menceritakan bagaimana proses awal berbisnis sampai berhasil. Satu contoh buku kisah sukses pebisnis seperti yang telah kami sebutkan beberapa kali sebelumnya, “Creating Your Own Sharper” karya Richard Thalheimer menceritakan sebuah kisah tentang bagaimana ia mengembangkan perusahaan kecil perlengkapan kantor. Namanya, The Sharper Image, telah berubah menjadi organisasi yang berkembang pesat hingga saat ini. Selain itu Anda juga bisa belajar langsung dengan mentor-mentor bisnis yang sudah terbukti sukses di bisnisnya.

Ingat, membangun bisnis yang sukses tidak melulu tentang dolar dan sen. Nilai merek Anda dan kemampuan Anda untuk terlibat dengan konsumen sama berharganya, yang hanya dapat terjadi jika Anda memahaminya. Katakanlah ada permintaan untuk produk Anda. Dan Anda dapat bersaing dengan merek lain. Mengikuti empat langkah ini akan memandu Anda ke arah yang benar.