Inilah 7 Cara Mengatur keuangan Pribadi Dan Manfaatnya
image source : pixabay.com

Inilah 7 Cara Mengatur keuangan Pribadi Dan Manfaatnya

Bagaimana sih cara mengatur keuangan Pribadi ? Apakah merasa uang yang dimiliki tak pernah cukup untuk memenuhi semua kebutuhanmu? Padahal baru saja terima gaji atau mendapat kiriman dari orang tua, tapi sebelum akhir bulan uang sudah habis saja.

Hal ini bisa membuatmu semakin pusing sampai tidak bersemangat menjalani hari-hari yang mengakibatkan jadi tidak produktif dan beban hidup terasa semakin berat.

Tapi tenang dulu, kali ini kita membahas bagaimana cara mengatur keuangan pribadi serta manfaat apa saja yang akan didapatkan. Hilangkan dulu pemikiran bahwa mengelola keuangan itu pasti ribet. Dengan pengelolaan yang tepat, kondisi keuangan bisa lebih teratur dan stabil. Anda hanya perlu mempraktekannya mulai dari sekarang’

Inilah 7 Cara Mengatur keuangan Pribadi

1. Mencatat Arus Kas

Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan mencatat seluruh pendapatan dan pengeluaran setiap hari dalam buku kas. Cara ini dilakukan agar bisa mengontrol kondisi keuangan supaya lebih sehat dan stabil. Stop berpikir rumit terlebih dahulu, tidak harus menjadi seorangan yang profesional, Anda hanya perlu konsisten dalam melakukan pencatatan sehingga bisa mengetahui untuk apa saja selama ini uang digunakan.

2. Membuat Anggaran Bulanan

Setelah mengetahui darimana mana saja pendapatan dan kemana saja pengeluaran selama ini. Sekarang saatnya membuat anggaran sederhana tentang bagaimana cara mengatur keuangan pribadi Anda. Dari seluruh pemasukan riil Anda, kemudian kita bagi-bagi lagi ke dalam beberapa pos pengeluaran supaya tidak kebingungan diakhir bulan.

TRENDING:  Cara Mengunduh Musik Ke Dalam iPhone

Ada formula yang bisa digunakan untuk membuat anggaran bulannya misalnya dengan pola 40% – 30% – 20% – 10% dari gaji maupun pendapatan usaha kita. Dana 40% digunakan untuk pengeluaran rutin yang mencakup kebutuhan utama seperti biaya makan, transportasi, listrik, dan uang pulsa. Dana 30% untuk membayar tagihan di luar pengeluaran rutin, contohnya cicilan kartu kredit atau hutang-hutang lainnya serta cicilan kredit kendaraan bila mengambilnya. Dana 20% dipakai untuk tabungan dan investasi, ini juga penting karena dengan menabung dan investasi kita bisa mempunyai simpanan atau bekal yang bisa digunakan ketika memang diperlukan. Selanjutnya dana 10 % dialokasikan untuk kegiatan-kegiatan amal. Formula ini tidak mutlak artinya masih bisa berubah sesuai dengan kebutuhan.

3. Memisahkan Rekening Pribadi dan Tabungan

Cara mengatur keuangan pribadi lainya yang terbukti efektif adalah dengan memisahkan rekening pribadi dan tabungan. Rekening pribadi digunakan untuk pengeluaran rutin dan cicilan yang harus dibayar setiap bulannya sedangkan rekening tabungan khusus untuk menabung saja. Hal ini dilakukan agar kita bisa mengontrol pengeluaran tiap bulannya serta kita mempunyai tabungan yang bisa digunakan ketika terjadi hal-hal tidak diinginkan atau sebagai dana darurat.

4. Menabung di Awal

Jika pengeluaran bulanan sudah tersusun rapi hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah menabung. Walaupun dalam prakteknya kadang tidak sesuai dengan yang diharapkan kita bisa menyiasatinya dengan cara menabung di awal ketika baru menerima gaji maupun menerima pendapatan dari usaha. Caranya bisa dengan mentransfer sendiri ke rekening tabungan kita atau meminta pihak bank untuk melakukan auto-debet setiap awal bulan.

5. Pertimbangkan Investasi

Sebaiknya Anda mulai investasi ketika masih muda. Ini untuk menyiasati nilai tabungan yang bisa tergerus oleh inflasi maupun kenaikan harga barang setiap tahunnya. Investasi bertujuan untuk menyiapkan kebutuhan di masa depan seperti biaya pernikahan, rumah, kendaraan maupun dana pensiun.

TRENDING:  6 Tip Memulai Bisnis Jasa Fotografi

Anda bisa mengatur dana untuk investasi dianggaran bulanan. Disarankan untuk berinvestasi disektor yang aman dahulu. Investasi emas dan reksadana bisa menjadi pilihan.

6. Menghindari Hutang Konsumtif

Hutang konsumtif hanya menguras isi dompet saja. Para perencana keuangan serta para ahli keuangan tidak menyarakan kita berhutang untuk hal yang sifatnya konsumtif dan sekedar memenuhi gaya hidup.

7. Mencari Penghasilan Tambahan

Ketika kebutuhan kita sudah melebihi pendapatan kita, mencari penghasilan tambahan bisa menjadi solusi untuk Anda. Penghasilan tambahan bisa memberikan dana segar yang bisa digunakan memenuhi kebutuhan anda di masa sekarang dan masa depan.

Manfaat Mengelola Keuangan Pribadi

Banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dari mengelola keuangan pribadi. Diantaranya bisa memotivasi diri, hidup menjadi teratur, mempunyai kebiasaan menabung dan investasi, serta bisa lebih tenang dan lebih cepat menemukan solusi ketika terjadi masalah dalam keuangan.