5 Cara Mencairkan Suasana Dalam Seminar
image source : pixabay.com

5 Cara Mencairkan Suasana Dalam Seminar

Apakah pembicara yang membosankan pernah membuat Anda tidur? Ingin tahu cara mencairkan suasana dalam seminar ? Kepala Anda mulai mengangguk saat menahan keinginan untuk meluncur dengan penuh belas kasihan ke tanah waktu.

Apakah pernah terlintas dalam pikiran untuk pergi saja daripada mendengarkan presentasi membosankan? Meskipun tampaknya mendengarkan dengan seksama, apa yang sebenarnya ada di pikirkan adalah jutaan tugas yang menunggu Anda di rumah.

Tentu hal ini pernah dialami oleh kita semua. Namun, jangan sampai hal ini terjadi pada diri kita saat menjadi pembicara. Kunci untuk mencegah audiens keluar dari pikiran mereka adalah dengan melibatkan mereka dalam pembicaraan. Ya! Studi menunjukkan bahwa semakin Anda melibatkan audiens, mereka lebih memperhatikan. mengapa? Karena mereka mendengarkan!

Inilah 5 Cara Mencairkan Suasana Dalam Seminar

Kita bisa melibatkan audiens dengan berbagai cara, dan saya telah merangkumnya menjadi 5 cara. Pilih yang sesuai dengan penawaran Anda dan terasa nyaman, jika merasa tidak nyaman, jangan menggunakannya.

1. Ajukan pertanyaan

Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan membuat peserta seminar mencoba memikirkan jawaban, karena seperti itulah cara kerja otak kita. Jika merasa energi di dalam ruangan berkurang, ajukan lagi pertanyaan kemudian pilih salah satu peserta untuk menjawabnya. Ucapakan terima kasih padanya karena telah berbagi, lalu beralih ke audiens lain.

Jangan khawatir kehilangan kendali atas audiens Anda. Brian Tracy seorang ahli penjualan menyatakan bahwa, yang mengajukan pertanyaan adalah orang dominan. Secara pribadi lebih menyukai pertanyaan seperti “Berapa banyak dari Anda yang …,” kemudian meminta untuk mengangkat tangan. Pertanyaan pribadi ini membuat peserta akan terlibat secara mental dan fisik.

TRENDING:  Inilah Cara Download Mp3 Dari Youtube Di Android Tanpa Aplikasi

2. Selesaikan Kalimat Anda

Cara Mencairkan Suasana Dalam Seminar yang kedua adalah selesaikan kalimat anda. Misalnya, jika berkata kepada audiens Anda, “Singa, harimau, beruang…” dan mereka tidak menyelesaikan kalimatnya, menurut Anda apa yang akan mereka katakan? Selama mereka akrab dengan pembicara, peserta akan menjawab dengan “Ya ampun!” Ini salah satu cara agar peserta bisa lebih aktif dan berpartisipasi. Jika mereka tahu jawabannya, mereka akan merusaknya. Jika tidak, saya menjawab. Pilih sesuatu yang harus begitu jelas sehingga mereka benar-benar akan mengerti.

3. Tepuk Tangan

Tepuk Tangan adalah salah satu cara mencairkan suasana dalam seminar. Jika pernah menghadiri seminar mungkin Anda mengalaminya secara langsung. Ketika energi di dalam kelas terasa berat, gunakan teknik ini untuk mengubahnya. Cukup ajukan pertanyaan (ingat kekuatan mengajukan pertanyaan).

Tanyakan, “Apakah ini hal-hal yang baik?” Ketika audiens Anda merespons dengan “ya”, katakan “Lalu, lihat orang-orang di sisi Anda dan katakan ‘Itu bagus!'” Jangan khawatir jika ada peserta yang tidak ingin berpartisipasi. Mereka sedang tidak ingin bersenang-senang saja.

4. Lakukan latihan.

Saya mempelajari trik ini dari jutawan terkenal T. Harv Ecker ketika menjadi peserta dalam pelatihan “Train the Trainer”. Dia berkata, “Buat peserta seminar untuk melakukan tugas itu.” Supaya bisa tercapai, bagi mereka menjadi dua atau tiga kelompok (usahakan dengan orang yang tidak dikenal) lalu berikan latihan sesuai dengan materi presentasi. Kemudian, mintalah peserta untuk berbagi dengan anggota kelompok lainnya dan ucapkan terima kasih pada mereka karena telah melakukannya.

5. Beri Hadiah Kecil

Memberi Hadiahi kecil kepada peserta akan membuat mereka lebih terlibat lagi. Cukup ajukan pertanyaan ringan, jika salah satu peserta bisa menjawabnya berilah hadiah kecil dengan tulust. Cokelat merupakan hadiah kecil yang bekerja paling baik. Namun Saya tidak menggunakan ini selama pembicaraan saya, hanya untuk beberapa menit di tengah pembicaraan saya.

TRENDING:  Perhatikan Hal Ini Saat Menyewa Peralatan Bisnis

Itulah 5 Cara Mencairkan Suasana Dalam Seminar. Yang penting sebagai pembicara adalah menemukan sebanyak mungkin cara berbeda yang dapat Anda pikirkan tentang pekerjaan itu untuk audiens dan untuk kita sebagai pembicara. Percayalah, audiens akan sangat berterima kasih